Friday, August 20, 2010

Perampok Menguasai Indonesia ?

serem banget deh ngeliat berita di tivi. perampokan lagi gencar-gencarnya di Indonesia. ga heran kalo gitu Indonesia bisa disebut sarang teroris. (ga ada hubungannya ya?) haha, aku menghubungkannya karna penampilan mereka sam sih, ga jelas gitu.
serem banget deh, kalau bayangin perampok bener-bener jadi penguasa. ga ada lagi yang lebih tinggi derajatnya dari mereka, bahkan polisipun jadi korban tembakan mereka. SANGAT tragis memang, para perampok tersebut seperti tak punya hati lagi, telah melayangkan beberapa nyawa manusia yang ga sedikit. dengan senjata-senjata yang mereka pegang, semua tertunduk. aku heran banget deh, darimana sih mereka dapet senjata-senjata profesional itu? sebegitu miskinnya negara ini, sehingga dapat menghasilkan banyak perampok yang ingin mendapat duit dengan cara instan.
tak ada lagi yang dapat mereka pikirkan dengan jernih, hingga tanpa ragu-ragu menganiaya sesamanya.
tidak kah mereka sadar? kita sesama warga Indonesia, kita sesama umat Allah, kita semua saudara. bagaimana mungkin mereka melakukan hal keji terhadap saudara sendiri?
sebenarnya Indonesia banyak memiliki orang-orang pintar. orang-orang berkualitas. rang-orang kreatif. tapi KENAPA selalu dalam situasi seperti ini mereka sangat pintar? saya sendiri SANGAT prihatin dengan negara ini. untuk mencurangi, merugikan orang lain, mereka punya seribu cara dari akal-akal mereka. untuk merusah, meruntuhkan bangsa, semua dapat dilakukan. dalam hal ini, saya tidak lagi berbicara tentang perampok. mulai dari hal kecil saja, seperti pedang keliling dijalanan, sekian banyak kita mengetahu pedagan saat ini sangat jarang sekali berbuat jujur dalam profesinya. mereka selalu ingin untuk yang didapat dan rugi yang diberikan. dari jajanan, hingga semua bahan makanan. hingga barang elektronik dan sebagainyapun banyak yang tidak jelas.
usai dariu kalangan bawah, kita naik ke kalangan atas. pejabat. dimana-mana korupsi, bahkan sampai anggota KPK yang katanya Komisi Pemberantasan Korupsi saja bisa korupsi.
heemm, semua orang selalu memikirkan diri sendiri, selalu berbahagia diatas penderitaan banyak orang. yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. untuk apa selama ini kita diwajibkan bayar pajak? untuk memberi segepok orang-orang kaya itu?
Pejabat bisa hidup berlimpah materi, sedangkan ia tidak dapat merasakan penderitaan banyak warga miskin yang sebenarnya hidup sangat dekat dengen mereka. mereka hanya tidak membuka mata untuk menyadarinya. uang bisa membutakan semua orang.
mungkin, anak pejabat yang masih kecil itu bisa menghabiskan uang dalam sehari setara dengan gaji warga miskin setahun bahkan lebih.
inikah yang dinamakan saudara?
i don't think so.